Menemukan Gambar untuk Blog: Mengetahui Berbagai Lisensi Gambar

Lisensi dari gambar yang Anda gunakan kadang merupakan jerat yang tidak anda sadari. Jika Anda tidak ingin tergugat karena pemakaian hak tanpa ijin, akan menjadi hal yang penting bagi Anda untuk memahami hak cipta pada gambar ataupun foto. Beberapa hak cipta yang ada antara lain adalah rights managedroyalty freepublic domain dan creative common

Right-managed images

Merupakan lisensi yang digunakan dan dimanajemen oleh penyedia gambar terkemuka, seperti beberapa diantaranya adalah Corbis dan Getty. Ketika Anda membeli gambar dengan lisensi right-managed, maka hak penggunaan gambar tersebut harus sesuai dengan tujuan awal Anda. Misalkan saja Anda membeli sebuah gambar untuk diterbitkan pada blog, maka ketika Anda menggunakan tersebut untuk diterbitkan pada buku maka Anda harus melakukan pembelian lisensi ulang.

Salah satu keuntungan yang bisa Anda dapatkan antara lain adalah mendapatkan gambar dengan kualitas tinggi, professional dan unik. Namun disisi lain hak yang Anda dapatkan tidak selamanya, jika Anda hanya melakukan pembelian foto untuk beberapa waktu saja. Selain itu, Anda pun juga harus kehilangan beberapa uang untuk melakukan pembelian foto.
Penulis sempat melakukan percobaan pembelian gambar pada getty, untuk satu gambar saja, harga yang di dapatkan mulai dari $59 atau sekitar Rp. 650.000,-

Royalty free images

Beberapa gambar ini biasanya disediakan oleh penyedia gambar seperti shutterstock, istockphoto ataupun beberapa situs lainnya. Dimana free images, bukan berarti Anda benar benar dengan bebas dapat menggunakannya karena beberapa hal yang diatur masih mengharuskan Anda mendapatkan beberapa peraturan untuk menggunakannya seperti Anda tidak bisa melakukan pengubahan terhadap gambar yang Anda miliki ataupun menjual nya kembali tanpa perizinan sebelumnya.
beberapa gambar terkadang harus Anda beli, namun tentunya dengan harga yang lebih murah daripada gambar dengan lisensi right managed images.

Namun, dibalik harga murah tersebut Anda harus siap menerima kekurangan yaitu tidak uniknya gambar tersebut. Misalnya bisa Anda bayangkan, bila orang lain ingin menggunakan gambar yang sama tentunya mereka dengan mudah pun akan menggunakan maupun memiliki karena murahnya harga yang diberikan.
Bahkan, sebuah gambar yang memiliki kualitas baik. Tidak jarang akan digunakan oleh ribuan orang lain yang memiliki content ataupun blog dengan kualitas hubungan yang sama.

Baca Juga :  4 Teknik Optimasi Facebook Fans Page

Public domain images

Merupakan gambar yang sudah sangat familiar digunakan oleh blogger, Anda dapat menggunakan gambar dengan lisensi ini tanpa perlu melakukan ataupun  meminta perijinan pada pembuat juga penyedia konten.
berdasarkan dari creative common, gambar yang bisa dikatakan public domain adalah:

  • properti intelektual yang telah mengalami kadaluarsa.
  • atau pemilik properti tersebut telah menjadikannya barang dengan lisensi tersebut.

Secara umum, peraturan public domain images mengacu pada peraturan hukum hak cipta Amerika serikat. Dimana sejak tertanggal 1 january 1978, setiap hak kekayaaan dilindungi hingga 50 tahun setelah kematian pembuatnya. Jadi, jika dilogikakan gambar yang dibuat sebelum 1978 maka status lisensinya masih public domain license.
Beberapa situs sering mengkategorikan antara gambar dengan lisensi public domain images dan creative common images pada bagian yang sama. Hal ini menjadi bagian penting bagi Anda untuk melakukan pengecekan sebelum melakukan penggunaan ataupun pemilihan gambar yang akan anda gunakan.

Creative common images

Kebanyakan blogger sudah faham tentang creative common images, yaitu gambar yang diijinkan oleh pemiliknya untuk digunakan baik itu di sebarkan ataupun modifikasi ulang.
keuntungan ketika anda menggunakan gambar dengan lisensi ini, anda akan memperoleh gambar yang memang benar benar bebas anda gunakan tetapi tentunya anda harus memahami beberapa pembagian lisensi yang ada pada creative common.

  • Attribution
    Jika Anda memperoleh gambar dengan lisensi seperti ini, artinya pencipta dari gambar tersebut mengizinkan Anda melakukan penditribusian ulang, pengubahan maupun pengembangan. Dan Anda harus tetap menyertakan pembuat dari gambar tersebut.
  • Atrribution Share like
    Sama halnya dengan Attribution, dimana Anda bisa melakukan pendistribusian ulang, pengubahan dan pengembangan namun ketika anda mengembangkan maka hasil dari jerih payah anda akan memiliki lisensi yang sama.
  • Attribution No Dearrivates
    Gambar yang Anda telah peroleh bebas untuk disebarluaskan dengan tetap menjaga keaslian barang (tidak ada pengubahan pada barang)
  • Attribution Non Commercial
    Gambar yang anda peroleh bebas untuk di bagikan ataupun dimodifikasi. asalkan bukan untuk kepentingan komersil.
  • Attribution non Commercial share alike
    Anda bebas untuk menggunakan gambar, baik modifikasi ataupun melakukan share. namun jika anda melakukan modifikasi barang hasil modifikasi anda memiliki licensi yang sama dengan induknya.
  • Attribution non commercial no derrivates
    Dimana Anda boleh melakukan share terhadap sebuah gambar, namun Anda tidak dapat melakukan modifikasi dan melakukan tujuan komersil dengan gambar yang Anda miliki.
Baca Juga :  Tips SEO: 6 Kunci Sukses Menurut Google

Kini Anda dapat meningkatakan keamanan dan kualitas content yang dihasilkan pada blog yang dikelola. Namun, setiap melakukan pencarian gambar ada baiknya Anda melihat posting sebelumnya tentang bagaimana cara mencari gambar sebelum memahami licensi ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like